Upaya Mencapai Keintiman Dalam Pernikahan


Upaya Mencapai Keintiman Dalam Pernikahan

DeskripsiPenulisSpesifikasi
Tekanan-tekanan waktu dan finansial, pergantian budaya sosial secara radikal, dan perubahan dari harapan-harapan adalah hanya segelintir saja di antara tekanan-tekanan yang harus dihadapi pada masa kini terhadap satu pemberian Allah yang paling baik dari Taman Eden—persatuan dari dua orang di dalam pernikahan.

Buku yang penting ini, yang oleh para terapi pasangan-pasangan nikah dan keluarga, digabungkan dengan keprihatinan para pendeta bersama dengan para cendekiawan, dipergunakan untuk menghasilkan suatu sumber guna menolong baik pendeta-pendeta jemaat maupun para pasangan nikah yang seringkali membutuhkan nasihat-nasihat mereka, agar dapat menemukan cara bagaimana membuat pernikahan mereka berjalan dengan baik, gantinya menghadapi stres, perbedaan-perbedaan, dan tingginya tingkat kegagalan-kegagalan yang dialami oleh bahkan pernikahan-pernikahan Kristiani.

Sebagaimana yang telah dikatakan oleh penulis dalam bagian pendahuluan, buku ini berusaha untuk menguji proses-proses, dengan mana sebuah pasangan dapat membangun pertalian emosional yang kuat terhadap satu sama lain, dan mencapai sensasi dari keintiman dalam perhubungan pernikahan mereka. Buku ini juga mencantumkan garis-garis besar dari beberapa penghalang umum yang dapat merintangi para pasangan untuk mendapatkan kedekatan emosional dan dukungan yang sedemikian penting di dalam meningkatkan perhubungan dalam jangka panjang dan cinta yang intim.

Keunikan dari buku ini adalah penekanan-penekanan yang diberikannya terhadap pentingnya peran-peran dari emosi dalam menciptakan pertalian pernikahan yang kuat dan bertahan selamanya.

Bagi para pendeta dan penasihat—dan bagi para pasangan yang telah menikah atau sedang mempertimbangkan untuk menikah—si penulis secara kokoh berupaya mempersiapkan nasihat-nasihat dari banyak macam sumber secara Alkitabiah.